Kerajaan Hindu - Budha
Kerajaan Hindu
A. Kerajaan Kutai
A. Sistem pemerintahan
Sistem Kerajaan Kutai bersifat kerajaan yang dipimpin oleh Kudungga, Aswawarman, dan Mulawarman secara berurutan.
Kerajaan Kutai merupakan kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang berdiri pada abad ke-4 M. Hal tersebut dibuktikan dengan penemuan prasasti Yupa yang ditulis menggunakan huruf pallawa dan berbahasa sanskerta. Prasasti Yupa juga menjelaskan sistem pemerintahan Kerajaan Kutai secara singkat. Kerajaan Kutai pertama kali dipimpin oleh Kudungga yang selanjutnya digantikan oleh puteranya yang bernama Aswawarma dan selanjutnya digantikan oleh Mulawarman. Prasasti Yupa juga mencatat kurban 20.000 sapi yang dilakukan oleh raja Mulawarman untuk para brahmana.
Dengan demikian, sistem pemerintahan Kerajaan Kutai bersifat kerajaan yang dipimpin oleh Kudungga, Aswawarman, dan Mulawarman secara berurutan.
B. Ekonomi
Perekonomian kerajaan Kutai sangat bergantung dengan keberadaan Sungai Mahakam. Berdasarkan bukti yang ditemukan dapat diketahui bahwa perekonomian Kerajaan Kutai terletak di sektor perdagangan, pertanian, dan peternakan.
Kerajaan Kutai sangat terkenal dengan hasil hutannya seperti getah kayu meranti, dammar, gaharu, rotan, batu permata, dan bulu-bulu burung yang indah. Komoditas tersebut diperdagangkan keluar melalui pelayaran di sepanjang Sungai Mahakam. Keberadaan 20.000 lembu yang digunakan oleh Raja Mulawarman untuk para brahmana yang tercantum dalam prasasti Yupa menunjukkan tentang adanya usaha peternakan yang dilakukan oleh masyarakat Kutai.
Dengan demikian, kegiatan ekonomi kerajaan Kutai meliputi peternakan, pertanian, dan perdagangan.
C. Sosial
Kehidupan sosial pada kerjaan kutai dijalankan dengan tertata, serta berjalan dengan tertib dan teratur. Selain itu, rakyat kerjaan kutai juga mempunyai kemampuan beradaptasi dengan budaya luar yakni dengan India, serta kehidupan sosialnya mengikuti perubahan jaman namun tetap mempertahankan nilai-nilai budaya masyarakat.
D. Budaya
Dalam Prasasti Yupa tertulis bahwa masyarakat sudah banyak yang menganut agama Hindu, sehingga pola pengaturan kerajaan kepada masyarakat sangat teratur seperti pemerintahan Kerajaan India.
Masyarakat di Kerajaan Kutai dapat menerima unsur budaya luar (India), namun tetap memelihara dan melestari kan budayanya sendiri.
B. Kerajaan Tarumanegara
A. Sistem Pemerintahan
Sistem Pemerintahan Kerajaan Tarumanegara adalah Monarki Absolute atau kekuasaan tertinggi terdapat pada pemimpin kerajaan. Secara etimologi Monarki berasal dari bahasa yunani yakni monos yang artinya satu, dan archein yang artinya pemerintah. Jadi Monarki adalah sistem pemerintahan yang dipimpin oleh satu penguasa yang dalam sistem kekuasaan Tarumanegara disebut dengan Raja. Monarki adalah sistem pemerintahan kerajaan. Menurut sejarahnya sistem ini sudah ada sejak abad ke 19 dan merupakan sistem pemerintahan tertua di dunia.
B. Ekonomi
Ekonomi Kerajaan
Tarumanegara ialah rakyatnya menjadikan pertanian sebagai mata pencaharian utama dan juga berkembangnya kegiatan perdagangan.
C. Sosial
Kehidupan sosial pada kerajaan Tarumanegara sudah teratur rapi, hal ini terlihat dari upaya raja purnawarman yang terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyatnya. Raja purnawarman juga sangat memperhatikan kedudukan kaum brahmana yang di anggap penting dalam melaksanakan setiap ucapan korban yang di laksanakan di kerajaan sebagai tanda penghormatan kepada dewa
D. Budaya
Masuknya India mempengaruhi perkembangan budaya masyarakat. Contoh nya masyarakat mulai mengenal syair
C. Kerjaan Kediri
A. Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan, adapun raja-raja yang pernah berkuasa pada kerajaan Kediri adalah :
A. Sri Samarawijaya (1045 M)
B. Sri Jayawarsa (1104-1115 M)
C. Raja Bameswara (1116-1135 M)
D. Sri Jayabaya (1135-1159 M)
E. Sri Sarweswara (1159-1170 M)
F. Sri Aryyeswara (1170-1180 M)
G. Sri Gandra (1181 M)
H. Sri Kameswara (1190-1200 M)
I. Sri Kertajaya (1200-1222 M)
B. Ekonomi
Kerajaan Kediri menggantungkan kegiatan perekonomian pada sektor pertanian dan perdagangan serta terkenal sebagai penghasil beras, kapas dan mmlihara sutra. Dari aspek ekonomi Kerajaan Kediri sudah cukup makmur
C. Sosial
Kediri sudah teratur, para penduduk sudah memakai pakaian yang wajar, rambut terurai, dan hunian masyarakat Kediri terjaga kebersihan dan kerapiannya
D. Budaya
-Pada masa Dharmawangsa berhasil disadur kitab Mahabarata ke dalam bahasa Jawa Kuno yang disebut kitab Wirataparwa. Selain itu juga disusun kitab hukum yang bernama Siwasasana.
-Dizaman Airlangga disusun kitab Arjuna Wiwaha karya Empu Kanwa.
-Masa Jayabaya berhasil digubah kitab Bharatayudha oleh Empu Sedah dan Empu Panuluh. Disamping itu, Empu Panuluh juga menulis kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya.
-Masa Kameswara berhasil ditulis kitab Smaradahana oleh Empu Dharmaja. Kitab Lubdaka dan Wertasancaya oleh Empu Tan Akung.
D. Kerajaan Mataram Hindu
A. Sistem pemerintahan
sistem pemerintahan kerajaan Mataram hindu adalah Rakryan Mahamantri yang merupakan pembantu utama raja, Rakryan sebagai pejabat administrasi, dan Rakai yang merupakan penguasa daerah.
B. Ekonomi
Kehidupan ekonomi masyarakat bertumpu pada pertanian. Kondisi alam bumi Mataram yang tertutup dari dunia luar sulit untuk mengembangkan aktivitas perekonomian dengan pesat
C. Sosial
Kehidupan sosial dipengaruhi oleh sistem kosmologi yakni suatu kepercayaan bahwa dunia manusia sangat dipengaruhi oleh alam oleh sebab itu maka wajib untuk menjalin keserasian baik itu sesama manusia maupun manusia dan alam.
D. Budaya dan agama
Bumi Mataram diperintah oleh Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. Dinasti Sanjaya beragama Hindu dengan pusat kekuasaannya di utara. Hasil budayanya berupa candi-candi, seperti Gedong Sanga dan kompleks candi Dieng. Kompleks candi ini antara lain, terdiri atas, Candi Bimo, Puntadewa, Arjuna dan Nakula.
Sebaliknya, Dinasti Syailendra beragama Buddha dengan pusat kekuasaannya di daerah selatan. Hasil budayanya seperti, Candi Borobudur, Mendut dan Pawon
E. Kerajaan kanjuruhan
A. Sistem pemerintahan
Pemerintahan Raja Gajayana adalah tanda dari kejayaan Kerajaan Kanjuruhan. Raja Gajayana memerintah dengan adil sehingga rakyatnya hidup dengan makmur. Hukum ditegakkan sehingga pemerintahan dan kehidupan berjalan dengan tertib. Selain hukum, sektor pertanian dan perdagangan juga berkembang pesat.
B. Ekonomi
Perekonomian kerajaan ini berasal dari sektor agraris. Sektor agraris ini umum dijumpai sebagai penopang perekonomian kerajaan-kerajaan di pulau Jawa. Bukti keberadaan Kerajaan Kanjuruhan terdapat dalam Prasasti Dinoyo. Prasasti ini berisi sejarah suatu kerajaan pada abad ke 8 masehi yang sangat makmur
C. Sosial - Budaya
Rakyat nya sudah mengenal tulis menulis. Hal ini menandakan rakyat nya sudah maju
F. Kerajaan singasari
A. Sistem pemerintahan
Kitab Pararaton menyebutkan Ken Arok adalah pendiri Kerajaan Singasari yang digantikan oleh Anusapati (1247 – 1249 M). Anusapati diganti oleh Tohjaya (1249 – 1250 M), yang diteruskan oleh Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 – 1272 M). Terakhir adalah Kertanegara yang memerintah sejak 1272 hingga 1292 M.
B. Ekonomi
Tidak banyak sumber prasasti dan berita dari negeri asing yang dapat memberi keterangan secara jelas kehidupan perekonomian rakyat Singasari. Akan tetapi, berdasarkan analisis bahwa pusat Kerajaan Singasari berada di sekitar Lembah Sungai Brantas dapat diduga bahwa rakyat Singasari banyak menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian. Keadaan itu juga didukung oleh hasil bumi yang melimpah sehingga menyebabkan Raja Kertanegara memperluas wilayah terutama tempat-tempat yang strategis untuk lalu lintas perdagangan.
C. Sosial
kehidupan sosial masyarakatnya teratur baik. Rakyat hidup dengan tentram dan damai. Begitu juga masa pemerintahan Kertanegara.
D. Budaya
Kehidupan kebudayaan masyarakat Singasari dapat diketahui dari peninggalan candi-candi dan patung-patung yang berhasil dibangunnya
G. Kerajaan Majapahit
A. Sistem pemerintahan
Majapahit memiliki struktur pemerintahan dan birokrasi yang teratur pada masa Hayam Wuruk. Raja dianggap sebagai penjelmaan dewa di dunia dan memegang otoritas politik tertinggi. Raja sendiri dibantu oleh sejumalh pejabat birokrasi dalam melaksanakan pemerintahan dengan para putra dan kerabat dekat raja.
B. Ekonomi
kerajaan Majapahit yang maju tidak lepas dari kondisi geografis kerajaan dengan adanya pegunungan dan aliran sungai.
Perdagangan menjadi sala satu faktor penggerak perkonomian dan berlangsung dalam skala yang masif. Aktifitas ekonomi utamanya adalah pelayaran dan perniagaan antar pulau. Aspek ekonomi kerajaan Majapahit yang maju tidak lepas dari kondisi geografis kerajaan dengan adanya pegunungan dan aliran sungai.
C. Sosial
Secara singkat kehidupan sosial kerajaan Majapahit terbagi dalam kelompok masyarakat berdasarkan dari pekerjaan. Umumnya, rakyat Majapahit adalah petani, sisanya pedagang dan pengrajin. Selain bidang pertanian, Majapahit juga mengembangkan perdagangan dan pelayaran.
D. Budaya
Warisan budaya Majapahit memiliki unsur budaya unggul yang terbukti lewat tinggalan-tinggalan bendawinya, di antaranya seni bangun (tata kota, irigasi, arsitektur), seni kriya (antara lain gerabah, logam, kain), seni sastra (kakawin dan kidung), dan seni dekorasi (pola hias gerabah, hiasan rumah).
H. Kerajaan Kalingga
A. Sistem pemerintahan
Sistem pemerintahan Kerajaan Kalingga dapat dilihat dari sifat Ratu Sima yang arif, bijaksana, dan disiplin. Kerajaan ini memiliki sistem pemerintahan yang sangat disiplin dan menjunjung hukum.
B. Ekonomi
Perekonomian Kerajaan Kalingga bertumpu pada sektor perdagangan dan pertanian. Letaknya yang berada di pesisir utara Jawa menyebabkan sektor perdagangan maritim dapat berkembang pesat.
C. Sosial - Budaya
Penduduk Kalingga hidup dengan teratur. Ketertiban dan ketentraman sosial di Kalingga dapat berjalan dengan baik berkat kepemimpinan Ratu Sima yang tegas dan bijaksana dalam menjalankan hukum dan pemerintahan.
Kerajaan Budha
A. Kerajaan Sriwijaya
A. Sistem pemerintahan
Sistem pemerintahan Sriwijaya berbentuk kerajaan berbasis maritim dimana perpindahan kekuasaan didasarkan pada garis keturunan. Sriwijaya, oleh pengamat sejarah, disebut sebagai kerajaan nasional pertama di Nusantara mengingat betapa luasnya wilayah yang tunduk di kekuasaannya
B. Ekonomi
Kehidupan Ekonomi Kerajaan Sriwijaya meliputi kegiatan pertanian, hasilnya kemudian diperjual belikan kepada para pedagang asing yang singgah. Hal ini didukung dengan letak yang sangat strategis sebagai jalur perdagangan Internasional.
D. Sosial - Budaya
Salah satu kebesaran kerajaan Sriwijaya adalah kedudukannya sebagai pusat pendidikan pengembangan agama Buddha di kawasan Asia Tenggara. Kedudukan ini mempengaruhi kehidupan sosial masyarakatnya. Bahkan, menurut I-Tshing pada abad VIII M di kerajaan Sriwijaya telah terdapat 1.000 pendeta yang belajar di bawah bimbingan Sakyakirti.
Komentar
Posting Komentar