Chindy Lira INF. 104 - 112
Chindy Lira
Halaman 104
1. Mengapa berbagai peristiwa di atas terjadi? terjadinya hoaks memiliki banyak faktor, salah satunya karena berkembangnya teknologi yang semakin cepat menerima indormasi
2. Apa yang menyebabkan orang mudah mempercayai berita dan mengikutinya? karena biasanya berita tersebut sesuai dengan opini sang pembaca sehingga pembaca menyetujui berita tersebut
3. Aapa yang harus dilakukan orang agar peristiwa semacam itu tidak terjadi? berhati-hati saat membaca berita dan mencari kebenaran dahulu atas berita yang kita baca
Halaman 105
1. Apakah selama ini kalian mengecek terlebih dahulu kebenaran informasi yang kalian terima sebelum menerusakannya ke orang lain? Ya, saya mengecek terlebih dahulu agar sya tau berita yang saya terima benar atau salah
2. Apa manfaat dan kerugian yang kalian dapatkan dari jawaban kalian atas pertanyaan nomor 1 di atas? saya jadi lebih berhati-hati atas info yang saya akan terima
3. Berkaitan dengan pokok pembicaraan dalam bagian ini, niat pribadi apa yang muncul setelah melakukan diskusi dalam kelompok? memberi tahu dan meningatkan kepada kelompok agar mencari kebenaran terlebih dahulu atas berita yang akan mereka terima
Halaman 117
|
No. |
Standar Intelektual |
Definisi |
Contoh Pertanyaan terkait standar |
|
1. |
Kejelasan |
|
|
|
2. |
Akurasi |
|
|
|
3. |
Presisi |
|
Bisakah lebih spesifik? Bisakah lebih rinci? Bisakah lebih tepat? = Ya, presisi dapat lebih spesifik jika kita menggunakan definisi yang lebih tepat dan terperinci dalam konteks yang sesuai. |
|
4. |
Relavansi |
|
Apa hubungannya dengan masalah? Apa hubungannya dengan pertanyaan? Bagaimana hal itu dapat membantu menghadapi persoalan? = Suatu alat akan dapat dihubungkan dengan apapun yang bisa menjawab berbagai persoalan |
|
5. |
Kedalaman |
|
Apa kompleksitias pertanyaanya? Apa saja kesulitan yang perlu diatasi? = Karena membutuhkan kecermatan berfikir melalui banyaknya variable yang dibutuhkan untuk mengatasi kesulitan. |
|
6. |
Keluasan |
|
Apakah perlu mempertimbangkan sudut pandang lain? Apakah perlu melihat dengan cara lain? Perlu. Sudut pandang lain dapat menjadi referensi. |
|
7. |
Logika |
Secara keseluruhan masuk akal, tidak ada kontradiksi |
Apakah awal dan akhirnya sejalan? Apakah yang disampaikan sesuai bukti nyata? = Apabila sesuatu telah melewati masa pengujian dapat dipastikan sesuai dengan bukti nyata dan akal sejalan |
|
8. |
Signifikasi |
Penting, menjadi konsekuensi |
Apakah hal tersebut adalah problem terpenting yang harus dipertimbangkan? Apakah hal tersebut merupakan ide pokok yang perlu dijadikan fokus perhatian? |
|
9. |
Keadilan |
|
Apakah saya punya kepentingan pribadi terhadap masalah ini? Apakah saya merepresentasikan sudut pandang orang lain secara simpatik? = Ya. Sejalan dengan definisi penerapan standar yaitu tidak memuat kepentingan diri sendiri atau ketidakadilan |
|
10. |
Kelengkapan |
Mncakup semua aspek |
Apakah data yang terkumpul sudah mewakili keseluruhan? = Informasi telah didapat dan sudah mewakili keseluruhan. |
Halaman 121
1. Hal penting apa yang kalian temukan dari bacaan tentang “Elemen Berpikir, Standar Intelektual, dan Karakter Intelektual”? Elemen berpikir, standar intelektual dan karakter intelektual merupakan unsur-unsur dalam berpikir kritis. Elemen berpikir penting agar dapat menyususn pertanyaan atau membuat kerangka masalah dan menganalisis dengan kejelasan, ketelitian, ketepatan dan keterkaitan. Pentingnya standar intelektual digunakan untuk mengecek kualitas pemikiran dalam merumuskan permasalahan, isu-isu, atau situasi-situasi tertentu.
2. Bayangkanlah seseorang dengan karakter yang berlawanan dengan karakter intelektual, misalnya seseorang yang tidak punya integritas dan tidak punya empati. Akibat apa yang mungkin terjadi akibat karakter tersebut?
Orang itu tidak akan memiliki konsep berpikir yang jelas. Orang itu juga tidak dapat berpikir secara mandiri dalam menentukan sikap dan cenderung plin-plan serta tidak memiliki integritas dan sering berubah-ubah.
3. Mengapa berpikir kritis perlu dibiasakan? Karna informasi yang tidak jelas kebenarannya akan marak bermunculan. Baik melalui media sosial, website dan blog. Maka diperlukan pikiran kritis agar tidak mudah terperdaya oleh informasi hoax.
4. Bagaimana cara mulai membangun kebiasaan berpikir kritis? mulai sering literasi dan menganalisis hal yang kita baca
5. Apa manfaat berpikir kritis bagi hidup kalian di masa sekarang maupun masa mndatang? Kita dapat mengambil kepuusan dengan tepat an bijaksana, dan meningkakan kreativitas
6. Pernahkah kalian mengalami peristiwa di mana keputusan kalian tidak sepenuhnya didasarkan pada nalar pikiran namun pada intuisi? Mengapa demikian? Apakah hal itu keliru? Pernah, karena saya tidak memiliki pengetahuan sebagai pembanding dalam mencermati intuisi dari hati saya.

Komentar
Posting Komentar